a life
Roda kehidupan itu berputar cepat, bahkan kecepatannya melebihi hembusan angin yang kencang. Kita sudah terbiasa ditempa cobaan, namun yang membedakannya apakah cobaan itu datang perlahan, ataupun tiba-tiba?.. Kedua cobaan itu berbeda, untuk nomor dua kebanyakan dari kita belum siap menerimanya, karena cobaan itu bagaikan saat kita melompat dari tangga untuk mendarat kedekapan orang tersayang, namun ternyata sirna, itu hanyalah imajinasi, akhirnya kita tersungkur pada lantai yang kasar. Tubuhnya hilang, raganya terbang dan kita tidak bisa menggapai tangan itu. Kita kehilangan, harapan dan semangat pupus, kesedihan itu sampai menyamarkan rasa sakit benturan keras pada lantai. Akhirnya kita menangis kencang tak bisa membendung rasa kehilangan.